"Who
judges first, is the last to find true understanding"
Ketika kamu berani bermimpi,
seharusnya kamu sudah siap dijatuhkan
Ketika kamu berani bermimpi,
seharusnya kamu sudah kebal dikecilkan
Ketika kamu berani bermimpi,
seharusnya kamu sudah berjanji pada hatimu untuk berani
Menerima-ketidak-percayaan yang
berterbangan seperti helai petir disekelilingmu
Beberapa banyak yang bilang punya
impian tapi terlalu lemah menerima kritikan. Beberapa banyak yang bilang punya
impian tetapi terlalu rapuh menerima kegagalan. Beberapa banyak yang bilang
punya impian tapi terlalu sombong dengan dirinya sendiri. Lalu, hanya karena
secuil komentar negatif soal bagaimana hidupmu berjalan saja, sekejap mematahkan
prisai keberadaanmu sebagai 'Pemaaf'
Saya akhir-akhir ini lebih banyak
melihat dan memperhatikan sekitar. Lebih banyak membaca dan mencoba memahami
hati masing-masing kamu. Lebih banyak memilih diam dan berdoa agar Tuhan
memaafkan kita; ya saya dan kamu. Kalian yang sudah mengecilkan saya,
berprasangka pada saya bahkan ketika kita belum pernah diperkenankan Tuhan
untuk bertatap mata. Pun yang pernah saya kecilkan dan saya prasangkai, ketika
kita belum pernah diperkenankan tuhan untuk saling memahami
Saya menamai ini 'Prasangka karbitan'
Iya namanya memang gak se-keren nama saya. Saya tidak perlu persetujuan dari kamu
untuk menamainya seperti itu bukan? :)
Saya punya mimpi dan kamu tidak perlu
mempercayainya
Saya punya hati dan kamu tidak perlu
mencintainya
Saya punya prinsip dan kamu tidak
perlu meyakininya
Saya punya iman dan Tuhan tak pernah
luput memeluk saya
Tidak perlu berkomentar dan
berargumentasi setinggi gunung untuk menunjukan bahwa mimpi dan prinsipmu lebih
tinggi atau lebih benar dari milik orang lain. Selama kamu bahkan tidak tahu di
mana letak ujung langit ini. Selama itu pula jarak pandang kita akan selalu
masih tetap sama di mata Tuhan. Bahkan burung-burung kecil yang berterbangan
itu, pandangan mereka jauh lebih tinggi dan luas.
Mimpi saya kecil. Apalah arti mimpi
saya bila dijatuhkan ke tengah samudera
Mimpi saya kecil. Apalah arti mimpi
saya bila dilemparkan ke tengah angkasa
Apalah arti mimpi saya bila kamu
bandingkan dengan mimpi milikmu.
Ah ya, saya tidak tertarik membandingkan
apa pun yang saya miliki dengan milik orang lain, bila hanya akan menimbulkan
dengki, sirik atau penyakit hati lainnya.
Apalah arti saya, saya hanya titik
yang lebih besar sedikit dari hujan yang jatuh di halamanmu. Saya bahkan tidak
bisa hidup tanpa bantuan oksigen yang kasat mata itu.
Saya pun akan tetap mati jika saatnya
mati nanti.
Rasul saya pernah bersabda: sesungguhnya setiap agama itu
memiliki akhlak, dan akhlak islam itu adalah rasa malu.
Untuk itu...
Saya malu sekali, ketika saya yang
sekecil ini mulai merasa paling besar dan paling benar di antara ciptaan-Nya
yang lain. Bahkan tanpa saya sadari.
Prinsip apapun yang tengah coba kamu
pertahankan, cinta apapun yang tengah kamu pertahankan. Mereka akan hilang. Dan
yang akan kau hadapi pada akhirnya hanya pertanyaan: jadi amal baik apa saja
yang telah kamu lakukan di sepanjang hidupmu?
Dan semua argumentasi yang pernah kamu
perselisihkan dengan kesombongan dan percik benci itu hanya akan menjadi debu
Kamu tidak perlu menganggap mimpi saya
besar, untuk membuat saya jadi besar. Kamu tidak perlu memuji saya baik, untuk
membuat saya jadi pribadi yang baik. Keduanya hanya akan menjatuhkan diri saya
sendiri, ketika saya tidak punya iman dan rasa malu yang cukup untuk
menerimanaya. Percayalah.
Dan tidak ada yang paling benar
kecuali kebenaran yang datang dari penciptamu. Seberapa pun kamu merasa telah
menjadi yang paling baik dan benar.
"Dia menertawaimu. Kamu
mengabaikannya. Dia mencari-cari kesalahanmu. Kamu mengabaikannya. Dia stress.
Kamu menang."
Karena tanpa kamu sadari, musuh
terbesarmu justru ada didalam dirimu sendiri. Di hati yang menyimpan keburukan,
di sana kebencian selalu hidup mewah.
Dan, melihat apa yang buruk dari diri
orang lain adalah pekerjaan mudah :)
Cheers.
I believe that we are who we choose to
be. Nobody is going to come and save you. You've got to save yourself. Nobody
is going to give you anything. You've got to go out and fight for it. Nobody
knows what you want except you, and nobody will be as sorry as you if you don't
get it. So don't give up on your dreams.
ps: sebuah tulisan dari yang bukan siapa-siapa.
Untuk mereka yang merasa paling hebat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar