Collection

Minggu, 23 Desember 2012

Untuk Yang Merasa Paling Hebat

"Who judges first, is the last to find true understanding"


Ketika kamu berani bermimpi, seharusnya kamu sudah siap dijatuhkan
Ketika kamu berani bermimpi, seharusnya kamu sudah kebal dikecilkan 
Ketika kamu berani bermimpi, seharusnya kamu sudah berjanji pada hatimu untuk berani
Menerima-ketidak-percayaan yang berterbangan seperti helai petir disekelilingmu

Beberapa banyak yang bilang punya impian tapi terlalu lemah menerima kritikan. Beberapa banyak yang bilang punya impian tetapi terlalu rapuh menerima kegagalan. Beberapa banyak yang bilang punya impian tapi terlalu sombong dengan dirinya sendiri. Lalu, hanya karena secuil komentar negatif soal bagaimana hidupmu berjalan saja, sekejap mematahkan prisai keberadaanmu sebagai 'Pemaaf'

Saya akhir-akhir ini lebih banyak melihat dan memperhatikan sekitar. Lebih banyak membaca dan mencoba memahami hati masing-masing kamu. Lebih banyak memilih diam dan berdoa agar Tuhan memaafkan kita; ya saya dan kamu. Kalian yang sudah mengecilkan saya, berprasangka pada saya bahkan ketika kita belum pernah diperkenankan Tuhan untuk bertatap mata. Pun yang pernah saya kecilkan dan saya prasangkai, ketika kita belum pernah diperkenankan tuhan untuk saling memahami 

Saya menamai ini 'Prasangka karbitan' Iya namanya memang gak se-keren nama saya. Saya tidak perlu persetujuan dari kamu untuk menamainya seperti itu bukan? :)

Saya punya mimpi dan kamu tidak perlu mempercayainya
Saya punya hati dan kamu tidak perlu mencintainya
Saya punya prinsip dan kamu tidak perlu meyakininya
Saya punya iman dan Tuhan tak pernah luput memeluk saya

Tidak perlu berkomentar dan berargumentasi setinggi gunung untuk menunjukan bahwa mimpi dan prinsipmu lebih tinggi atau lebih benar dari milik orang lain. Selama kamu bahkan tidak tahu di mana letak ujung langit ini. Selama itu pula jarak pandang kita akan selalu masih tetap sama di mata Tuhan. Bahkan burung-burung kecil yang berterbangan itu, pandangan mereka jauh lebih tinggi dan luas.

Mimpi saya kecil. Apalah arti mimpi saya bila dijatuhkan ke tengah samudera
Mimpi saya kecil. Apalah arti mimpi saya bila dilemparkan ke tengah angkasa 
Apalah arti mimpi saya bila kamu bandingkan dengan mimpi milikmu.

Ah ya, saya tidak tertarik membandingkan apa pun yang saya miliki dengan milik orang lain, bila hanya akan menimbulkan dengki, sirik atau penyakit hati lainnya.

Apalah arti saya, saya hanya titik yang lebih besar sedikit dari hujan yang jatuh di halamanmu. Saya bahkan tidak bisa hidup tanpa bantuan oksigen yang kasat mata itu.
Saya pun akan tetap mati jika saatnya mati nanti.

Rasul saya pernah bersabda: sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak, dan akhlak islam itu adalah rasa malu.

Untuk itu...
Saya malu sekali, ketika saya yang sekecil ini mulai merasa paling besar dan paling benar di antara ciptaan-Nya yang lain. Bahkan tanpa saya sadari.

Prinsip apapun yang tengah coba kamu pertahankan, cinta apapun yang tengah kamu pertahankan. Mereka akan hilang. Dan yang akan kau hadapi pada akhirnya hanya pertanyaan: jadi amal baik apa saja yang telah kamu lakukan di sepanjang hidupmu?

Dan semua argumentasi yang pernah kamu perselisihkan dengan kesombongan dan percik benci itu hanya akan menjadi debu

Kamu tidak perlu menganggap mimpi saya besar, untuk membuat saya jadi besar. Kamu tidak perlu memuji saya baik, untuk membuat saya jadi pribadi yang baik. Keduanya hanya akan menjatuhkan diri saya sendiri, ketika saya tidak punya iman dan rasa malu yang cukup untuk menerimanaya. Percayalah.

Dan tidak ada yang paling benar kecuali kebenaran yang datang dari penciptamu. Seberapa pun kamu merasa telah menjadi yang paling baik dan benar.

"Dia menertawaimu. Kamu mengabaikannya. Dia mencari-cari kesalahanmu. Kamu mengabaikannya. Dia stress. Kamu menang."

Karena tanpa kamu sadari, musuh terbesarmu justru ada didalam dirimu sendiri. Di hati yang menyimpan keburukan, di sana kebencian selalu hidup mewah.
Dan, melihat apa yang buruk dari diri orang lain adalah pekerjaan mudah :)

Cheers.
I believe that we are who we choose to be. Nobody is going to come and save you. You've got to save yourself. Nobody is going to give you anything. You've got to go out and fight for it. Nobody knows what you want except you, and nobody will be as sorry as you if you don't get it. So don't give up on your dreams.  


ps: sebuah tulisan dari yang bukan siapa-siapa.
     Untuk mereka yang merasa paling hebat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar